Fungsi Karbohidrat

Beberapa fungsi Karbohidrat

1. Pada Hewan

a. Sumber karbon.

Karbohidrat dalam tubuh hewan dibentuk dari beberapa asam amino, gliserol lemak, dan sebagian besar diperoleh dari makanan yang berasal dari tumbuh – tumbuhan, karbohidrat dalam sel tubuh disimpan dalam hati dan jaringan otot dalam bentuk glikogen. Glikogen merupakan sumber polisakarida utama pada sel hewan. Seperti halnya pati pada sel tanaman. Seperti amilopektin, glikogen terbentuk dari polisakarida bercabang.

b. Penyusun struktur asam nukleat

Pada stuktur asam nukleat, pentosa merupakan penyusunnya. Akan tetapi tidak semua pentosa menjadi unit atau komponen penyusun sel. Asam nukleat disusun Penyusun membran sel. Dalam struktur kimia asam nukleat, kedua pentosa tersebut terdapat dalam bentuk lingkar furonosa. Ribosa merupakan penyusun RNA dan 2- deoksiribosa merupakan unit penyusun DNA.

1

2

c. Penyusun kerangka luar (eksoskeleton).

Kitin membentuk dinding sel eksoskeleton pada arthopoda.

d. Struktur penyusun membran sel

Sel jaringan hewan memiliki permukaan luar yang lunak dan fleksibel. Permukaan ini juga disebut dinding sel dan mengandung jenis rantai oligosakarida. Pada sel yang membatasi usus terdapat dinding amat tebal yang kaya akan karbohidrat, yang disebut glikokaliks atau dinding berbulu. Oligosakarida pada dinding sel tersebut terutama merupakan glikoprotein spesifik di dalam membran plasma, yang juga mengandung golongan lain dari molekul hibrida dengan gugus karbohidrat, yaitu glikolipid.

3

e. Sebagai cadangan makanan

Hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. Glikogen disimpan dalam hati dan otot dan bertindak sebagai penyimpan makanan pada hewan. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. Namun demikian, glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan.

f. Pelumas sendi kerangka

Di persendian terdapat polisakarida yakni asam hialuronat yang menyusun cairan synovial. Cairan synovial merupakan pelumas di persendian. Synovial ini berfungsi untuk membantu pergerakan antara dua buah tulang yang bersendi agar lebih leluasa.

4

g. Senyawa perekat di antara sel

Peptidoglikan ditemukan dalam senyawa dasar seperti gel, atau perekat antar sel yang mengisi ruang diantara sel pada kebanyakan jaringan.

5

6

2. Pada Tumbuhan

a. Sebagai sumber karbon dan cadangan makanan

Pada tumbuhan karbohidrat disintesis dari CO2 dan H2O melalui proses fotosintesis dalam sel berklorofil dengan bantuan sinar matahari. Karbohidrat yang dihasilkan merupakan cadangan makanan yang disimpan dalam akar, batang dan biji sebagai pati (amilum).

7

8

b. Komponen asam nukleat

Sama seperti pada hewan, komponen penyusun asam nukleat pada tumbuhan berupa gula pentosa, yaitu ribosa dan deoksiribosa.

c. Penyusun dinding sel

Sel tumbuhan dikelilingi oleh stuktur polisakarida yang kaku. Kerangka dinding sel tumbuhan terdiri dari lapisan serat selulosa yang panjang, melebar, saling bersimpangan denagn diameter yang sama. Kerangka seperti serabut ini diliputi oleh matrik seperti semen yang terdiri dari polisakarida stuktural jenis lain dan bahan polimer lain yang disebut lignin.

Selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. Selulosa bersifat seperti serabut, liat, tidak larut di dalam air, dan ditemukan terutama pada tangkai, batang, dahan, dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan.

Beberapa senyawa penyusun dinding sel, antara lain:

–        Hemiselulosa

Hemiselulosa merupakan polisakarida yang tersusun atas glukosa, xilosa, manosa dan asam glukoronat. Di dalam dinding sel, hemiselulosa berfungsi sebagai perekat antar mikrofibril selulosa.

–       Pektin

Pektin merupakan polisakarida yang tersusun atas galaktosa, arabinosa, dan asam galakturonat.

–       Lignin

Lignin hanya dijumpai pada dinding sel yang dewasa dan berfungsi untuk melindungi sel tumbuhan terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan.

9

d. Penyusun membran sel

Membran sel merupakan pembatas antara bagian dalam sel dengan lingkungan luarnya. Fungsinya antara lain untuk melindungi isi sel, pengatur keluar masuknya molekul-molekul dan juga reseptor rangsangan dari luar. Bagian khusus dari membran sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah glikoprotein. Glikoprotein merupakan bagian dari membran sel yang tersusun atas karbohidrat dan protein. Selain itu, pada membran plasma terdapat glikolipid yang tersusun atas karbohidrat dan lemak. Glikolipid berfungsi sebagai sinyal pengenal untuk interaksi antar sel. Glikoprotein berfungsi untuk mengikat protein dari membran sel lain.

3. Pada Mikroba

a. Sebagai sumber karbon

Senyawa karbohidrat merupakan sumber karbon bagi bakteri asam laktat yang digunakan sebagai sumber energi dalam metabolisme sel. Dalam proses fermentasi, glukosa dikonversi menjadi asam laktat (homofermentatif), karbondioksida, etanol atau asam asetat (heterofermentatif).

b. Komponen asam nukleat

Sama seperti pada hewan dan tumbuhan, komponen penyusun asam nukleat pada tumbuhan berupa gula pentosa, yaitu ribosa dan deoksiribosa.

c. Penyusun dinding sel

Dinding sel bakteri yang terletak di sebelah luar membrane sel membentuk kulit kaku dan berpori yang membungkus sel. Dinding sel memberikan perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan bagi sitoplasma di dalam sel. Dinding sel kebanyakan bakteri terdiri dari kerangka structural berikatan kovalen yang mengelilingi sel secara sempurna. Struktur ini tersusun atas rantai polisakarida panjang, pararel, dan saling berhubungan silang terhadap sesamanya pada selang tertentu, oleh suatu rantai polipeptida pendek.

10

Dinding sel bakteri mengandung peptidoglikan yang terletak di luar membran sitoplasmik. Peptidoglikan berperan dalam kekerasan dan memberikan bentuk sel. Peptidoglikan istilah yang menunjukan sifat hybrid strutur ini, yang mengabungkan unsur peptida dan polisakarida. Peptidoglikan yang berkesinambungan mengelilingi seluruh sel bakteri, dapat dipandang sebagai molekul tunggal yang besar dan serupa dengan sangkar.

d. Penyusun membran sel

Polisakarida berperan sebagai komponen yang menyusun permukaan luar membran sel. Karbohidrat yang berikatan dengan protein (glikoprotein) dan yang berikatan dengan lemak (glikolipid) merupakan struktur penting dari membran sel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s