Transpirasi

Transpirasi itu pada hakekatnya sama dengan penguapan. Transpirasi melalui kutikula, melalui stomata dan melalui lentisel. Banyak faktor yang mempengaruhi kegiatan transpirasi, baik faktor dalam maupun faktor luar. Faktor dari dalam antara lain besar kecilnya daun, tebal tipisnya daun, berlapiskan lilin atau tidaknya permukaan daun, banyak sedikitnya bulu pada permukaan daun, banyak sedikitnya stomata, dan bentuk dan lokasi stomata. Disamping itu terdapat faktor-faktor luar seperti radiasi, temperatur, kebasahan udara, tekanan udara, angin, dan keadaan air didalam tanah (Dwidjoseputro,1994: 92).

Faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi

Terdapat beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi laju transpirasi padadaun tumbuhan. Antara lain sinar matahari, temperatur, kebasahan udara, angin dan keadaan di dalam tanah. Berikut akan dijabarkan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi laju transpirasi daun.

1) Sinar matahari
Sinar menyebabkan membukanya stomata dan gelap menyebabkan menutupnya stomata, jadi banyak sinar dapat meningkatkan transpirasi.

2) Temperatur
Kenaikan temperatur sampai pada suatu batas yang tertentu menyebabkan melebarnya stomata dengan demikian temperatur dapat memperbesar transpirasi.

3) Kebasahan udara
Udara yang basah menghambat transpirasi dan udara yang kering melancarkan transpirasi. Pada hari yang cerah udara tidak mengandung banyak uap air. Dengan keadaan yang demikian itu, tekanan uap di dalam daun jauh lebih tinggi daripada tekanan uap di luar daun, atau dengan kata lain, ruang didalam daun itu jauh lebih kenyang akan uap air daripada udara di luar daun, jadi molekul-molekul air berdifusi dari konsentrasi yang tinggi ke konsetrasi yang rendah.

4) Angin
Angin membawa pindah uap air yang bertimbun-timbun dekat stomata. Dengan demikian maka uap yang masih berada di dalam daun kemudian mendapat kesempatan untuk berdifusi ke luar.

5) Keadaan di dalam tanah
Air ialah satu-satunya sumber yang pokok, darimana akar-akar tanaman mendapatkan air yang dibutuhkannya. Absorbsi air lewat bagian-bagian lain yang ada diatas tanah seperti batang dan daun juga ada, akan tetapi pemasukan air lewat bagian-bagian itu tidak seberapa kalau dibanding dengan penyerapan air melalui akar (Dwidjoseputro, 1994: 96-97).

sumber:

Dwidjoseputro. 1994. Pengantar Fisioligi Tumbuhan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

One thought on “Transpirasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s